Lab Mekanika Tanah
LMT

Lab Mekanika Tanah

Lokasi: Ruang D 105

Laboratorium Laboratorium yang digunakan untuk melakukan pengujian dan analisis terhadap sifat mekanik tanah, termasuk kekuatan, kepadatan, dan permeabilitas tanah.

Peralatan Laboratorium

Daftar peralatan yang tersedia di Lab Mekanika Tanah untuk mendukung kegiatan praktikum dan penelitian.

Gambar tidak tersedia

Bor Tangan

Melakukan pengeboran dangkal (umumnya hingga ≈ 5−7 meter) dan mengambil sampel tanah secara manual.

Gambar tidak tersedia

Piknometer

Menentukan berat jenis tanah (Specific Gravity, Gs) dari butiran tanah yang lolos saringan No. 4.

Gambar tidak tersedia

Casagrande

Menentukan batas cair (Liquid Limit, LL), yaitu kadar air minimum (dinyatakan dalam persentase) di mana tanah berubah dari keadaan cair menjadi keadaan plastis dari suatu tanah berbutir halus, yang merupakan salah satu dari Batas-Batas Atterberg.

Gambar tidak tersedia

Analisis Butiran (Grain Size Analysis) - Hidrometer

Menentukan distribusi ukuran butir (gradasi) tanah yang sangat halus, yaitu butiran yang lolos Saringan No. 200 (0,075 mm), yang umumnya terdiri atas fraksi Lanau (Silt) dan Lempung (Clay).

Gambar tidak tersedia

Analisis Butiran (Grain Size Analysis) - Sieve Analysis

Menentukan distribusi ukuran butir (gradasi) tanah berbutir kasar, yaitu fraksi kerikil (gravel) dan pasir (sand).

Gambar tidak tersedia

Pemadatan Tanah (Standard Proctor)

Menentukan hubungan antara kadar air dan kepadatan kering maksimum (Maximum Dry Density, γd,max) suatu tanah.

Gambar tidak tersedia

Pemadatan Tanah Lapangan (Sand Cone)

Menentukan berat isi kering (dry unit weight) atau kepadatan tanah (field density) yang telah dipadatkan, biasanya sebagai kontrol kualitas terhadap hasil Uji Proctor di laboratorium.

Gambar tidak tersedia

California Bearing Ratio

Mengukur kekuatan relatif atau daya dukung suatu tanah dasar (subgrade) atau lapisan pondasi jalan terhadap penetrasi piston standar.

Gambar tidak tersedia

Geser Langsung

Menentukan hubungan antara tegangan normal yang diterapkan pada sampel tanah dan tegangan geser maksimum yang dapat ditahan oleh tanah sebelum ia runtuh.

Gambar tidak tersedia

Uji Triaxial

Menentukan parameter kekuatan geser tanah (c dan ϕ) dan sifat tegangan-regangan tanah dengan mensimulasikan kondisi tegangan di bawah tanah dengan mengendalikan dua tegangan utama secara independen, yaitu Tegangan Keliling (σ3, tegangan lateral yang diterapkan secara hidrostatis oleh cairan di dalam sel triaksial) dan Tegangan Aksial (σ1, tegangan yang diterapkan secara vertikal oleh piston pemuat).

Gambar tidak tersedia

Sondir

Digunakan untuk mengetahui kekuatan dan karakteristik lapisan tanah pada berbagai kedalaman.

Gambar tidak tersedia

Konsolidasi

Menentukan sifat-sifat kompresibilitas dan konsolidasi tanah, terutama tanah berbutir halus (lempung) untuk memprediksi penurunan jangka panjang (settlement) struktur akibat pembebanan.